Author Archive
Fedora 13 baru saja di rilis. Saya dapet beritanya dari twitter (tempat mencari berita tercepat memang di twitter hehe), dan begitu mengakses situs fedoraproject.org, memang ada berita rilis Fedora 13.
Fitur apa saja yang ditawarkan di versi ini dan catatan rilis lainnya, silakan dibaca di pengumuman rilis.
Unduh
Sepertinya berkas ISO untuk rilis ini sudah lama tersedia di mirror Indonesia, hanya saja belum di umumkan secara resmi (terlihat dari timestamps yang ada di mirror, tertanggal 13 Mei 2010). Lihat mirror lokal fedora untuk melihat daftar mirror yang sudah menyediakan berkas ISO.
Coba Anda bandingkan gambar di bawah ini. Menurut saya pribadi tampilan default dari aplikasi manajer berkas Nautilus cenderung lebih gemuk dan mengambil banyak ruang kosong yang tidak perlu.

Aplikasi manajer berkas, Nautilus. Sebagai catatan, menu sudah berpindah ke panel atas
(menggunakan applet gnome global menu)

Finder di Mac OSX Snow Leopard
Sekarang bandingkan dengan gambar ketiga. Ini adalah tampilan dari Nautilus Elementary. Sebuah proyek yang mencoba mendesain ulang tampilan Nautilus menjadi lebih simpel dan ringkas.

Nautilus Elementary
Eh, kok jadi mirip Finder di Mac OSX ya?
Baca SelengkapnyaJika Anda pengguna desktop dengan layar yang sempit, seperti netbook misalnya, Anda akan merasakan bagaimana desktop Ubuntu itu memakan tempat yang lumayan besar. Bila dibandingkan dengan OS lain yang menggunakan layout yang sama, Mac OSX cenderung lebih luas ruang untuk display dekstop dan aplikasinya.
Salah satu komponen yang membuat perbedaan adalah, Mac OSX menggunakan global menu. Jadi semua menu aplikasi digabung di panel atas. Dan seperti biasa, para hacker linux juga bisa mengimitasi fitur tersebut. Keluarlah paket yang namanya gnome-globalmenu.
Cara menginstall Gnome Global Menu dari PPA
Tambahkan repositori dari PPA globalmenu-team. Sudah tersedia paket-paket untuk Ubuntu 10.04.
sudo add-apt-repository ppa:globalmenu-team/ppa sudo apt-get update sudo apt-get install gnome-globalmenuBaca Selengkapnya
Ini adalah rutinitas yang hampir pasti dilakukan setiap menginstal ulang Ubuntu. Setiap orang rutinitasnya mungkin berbeda-beda. Tapi secara garis besar hampir dipastikan ada 5 tahapan penting yang harus dilakukan.
Hal penting yang harus dilakukan setelah menginstal Ubuntu 10.04 Lucid Lynx.
1. Mengganti server repositori ke mirror lokal
Mengganti repositori ke mirror lokal penting. Tujuannya agar proses instalasi atau update aplikasi bisa lebih cepat. Masuk ke menu System -> Administration -> Software Sources.
Baca SelengkapnyaYang ditunggu-tunggu Ubuntu 10.04 LTS – Lucid Lynx, pagi hari ini resmi di rilis (di Indonesia sudah masuk ke tanggal 30, tapi di negeri tempat rilis masih tanggal 29 April 2010). Untuk rilis LTS ini tersedia untuk edisi Desktop, Netbook atau Server.
Silakan telusuri fitur-fitur yang ditawarkan Ubuntu 10.04. Lebih lengkap tentang informasi rilis ini bisa dibaca di informasi rilis.
Unduh
Untuk sementara ini baru dl2.foss-id.web.id yang sudah menyediakan iso installer. Mirror lokal lainnya segera menyusul, dan akan diupdate di halaman mirror lokal Ubuntu.

