Author Archive
Kita akan menginstal dari repositori RPM Fusion. Untuk mengaktifkan repositori ini. Jalankan dua perintah berikut di Terminal.
su -c 'rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm' su -c 'rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm'
Dan sudah ada mirror lokal untuk RPM Fusion ini, jadi akses ke repositori ini seharusnya bisa lebih cepat (lihat konfigurasi yum utk mirror kambing).
Sekarang saatnya menginstal.
su -c 'yum install kmod-nvidia'Baca Selengkapnya
Kembali saya menulis singkat tentang bagaimana mengkonfigurasi YUM agar menggunakan mirror lokal. Salah satu repositori penting di Fedora adalah repositori RPM Fusion. Dengan bantuan repositori ini Anda bisa menikmati fitur multimedia di Fedora.
Untuk bisa menggunakan repositori ini pertama kita harus menginstall dua berkas RPM berikut.
su -c 'rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/free/fedora/rpmfusion-free-release-stable.noarch.rpm' su -c 'rpm -ivh http://download1.rpmfusion.org/nonfree/fedora/rpmfusion-nonfree-release-stable.noarch.rpm'
Setelah keduanya terinstall, sekarang saatnya mengganti konfigurasi ke mirror lokal. Pertama nonaktifkan semua konfigurasi yum rpmfusion sekarang. Paling mudah, pindahkan saja filenya agar tidak dibaca oleh yum.
mv /etc/yum.repos.d/rpmfusion* /root/
Setelah itu, buat konfigurasi untuk repositori Kambing. Misal kita buat nama file konfigurasinya /etc/yum.repos.d/rpmfusion-kambing.repo. Isi konfigurasinya
Baca SelengkapnyaCatatan singkat, buat Anda yang masih bingung menyesuaikan konfigurasi yum untuk repositori mirror lokal Indonesia. Saya buatkan contoh untuk mirror dl2.foss-id.web.id.
Buat konfigurasi baru di /etc/yum.repos.d/dl2.repo, isinya:
Baca SelengkapnyaYang saya maksud adalah overlay di pojok kanan atas, yang akan muncul saat ada event tertentu. Misal, saat Anda terkoneksi ke internet, ada pesan disana dan akan hilang beberapa saat kemudian.

Notifikasi di desktop Ubuntu saat terkoneksi ke jaringan wireless.
Tapi apakah Anda merasa terganggu dengan notifikasi tersebut? Saya kadang iya, merasa sangat terganggu. Notify-OSD punya Ubuntu, tidak seperti Growl (model notifikasi yang sama, yang menjadi inspirasi notify-OSD) yang lebih ramah user. Notify-OSD kadang overlaynya terlalu lama, dan tidak bisa di closed paksa. Entahlah, mungkin ada settingan dimana.
Baca SelengkapnyaUntuk mengetahui isi berkas, Anda kadang tidak perlu membuka keseluruhan berkas. Cukup melihat beberapa bagian saja, Anda sudah mengetahui apa dan bagaimana isi berkas tersebut. Inilah ide yang digunakan oleh gloobus preview, sebuah aplikasi yang bisa digunakan untuk mengintip isi berkas, secara cepat.
Baca Selengkapnya
